www.smkn1-sby.sch.id. Surabaya - SMKN 1 Surabaya gelar Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat sekolah, hal ini merupakan seleksi awal di lingkungan sekolah untuk menyaring peserta didik terbaik yang akan mewakili sekolah ke tingkat kabupaten/kota.

Dikatakan Kepala SMKN 1 Surabaya, Dr. Drs. Anton Sujarwo, M.Pd., saat membuka lomba yang diikuti 250 peserta didik dari 10 bidang lomba, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyeleksi satu atau tim siswa terbaik yang siap dilatih secara intensif untuk mewakili sekolah di tingkat sub-rayon atau kabupaten/Kota.

Wakil Kepala SMKN 1 Surabaya Bidang Hubinmas tengah memberikan araharan

 

Selain itu juga bertujuan untuk pemetaan kompetensi  dengan mengukur sejauh mana serapan materi praktik industri dan standar kompetensi kerja yang dikuasai siswa. Selanjutnya siswa terpilih (Juara 1) akan dimasukkan ke program bimbingan intensif (Training Center) sekolah untuk persiapan menuju tahap kompetisi daerah selanjutnya. 

lomba yang kita laksanakan ini untuk memupuk Mental Kompetisi para siswa dan membiasakan siswa dalam menghadapi tekanan suasana ujian praktik di bawah pengawasan juri internal,” terangnya.

 “Perlu kalian pahami bahwasanya lombi ini berjenjang, dimana Pemenang dari tingkat sekolah akan dikirimkan oleh pihak sekolah untuk mengikuti seleksi selanjutnya di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Namun sebelumnya para pemenang lomba akan mendapat pembinaan terlebih dahulu sesuai bidang lombanya masing-masing ,” imbuhnya.

para pembimbing dan murid yang mengikuti LKS

 

Dalam kesempatan tersebut Kepala Sekolah juga meminta kepada para siswa yang mengikuti lomba untuk menjaga adab dan attitude, dimana hal itu merupakan kunci utama dalam membangun hubungan yang baik, dihargai orang lain, serta meraih kesuksesan dalam hidup.

 “Kalian harus pandai membawa diri dengan baik dengan bersikap ramah dan adil kepada siapa saja, tanpa memandang status sosial. Menghargai orang lain denghan menjaga sportivitas dan harus pandai mengendalikan emosi, jangan ketika kalah menghujat dan diviralkan media sosial,” pungkasnya. (badar)