www.smkn1-sby.sch.id. Surabaya – Pemerintah telah menetapkan pedoman resmi TKA tahun 2026. Tes Kemampuan Akademik atau TKA adalah asesmen yang dibuat oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengukur kemampuan akademis siswa secara lebih menyeluruh.

Berdasarkan keputusan terbaru Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah), Tes Kemampuan Akademik, atau yang biasa dikenal dengan TKA, resmi diselenggalaran di SMKN 1 Surabaya mulaim, Senin 2 November 2026.

Menurut Dr. Drs. Anton Sujarwo, M.Pd., Kepala SMKN 1 Surabaya, TKA adalah asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

Kepala SMKN 1 Surabaya Dr. Drs. Anton Sujarwo, M.Pd., tengah memberikan pengarahaan kepada pengawas TKA

 

”TKA bersifat tidak wajib, sehingga murid memiliki kebebasan untuk mengikutinya tanpa paksaan, tetapi menjadi salah satu penunjang penting. Ini juga ditujukan bagi mereka yang merasa siap serta membutuhkannya,” terangnya saat di temui Tim Media SMKN 1 Surabaya.

Lebih jauh dirinya menagatakan bahwasanya TKA ittu memiliki tiga manfaat, Salah satunya sebagai tolok ukur kemampuan akademik siswa selama tiga tahun masa Pendidikan.

Selain itu juga menjadi salah satu pertimbangan dalam melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti ke perguruan tinggi negeri, dan lebih penting lagi  membantu siswa dalam memenuhi persyaratan atau pertimbangan masuk perguruan tinggi swasta.

Pelaksanaan TKA di SMKN 1 Surabaya

 

“Perlu di ketahui oleh para orang tua murid, TKA ini diselenggarakan tanpa ada pungutan biaya, seluruh proses dibiayai oleh negara atau pemerintah daerah agar setiap murid memiliki akses yang setara tanpa hambatan ekonomi,” tambahnya..

Kepala sekolah juga memaparkan, Pentingnya memahami TKA, guna melengkapi sistem penilaian yang ada saat ini dan tidak menggantikan penilaian oleh satuan pendidikan. Hasil TKA tidak menentukan kelulusan dari satuan Pendidikan.

“Melalui pelaksanaan TKA, diharapkan seluruh siswa dapat mengikuti tes dengan jujur dan sungguh-sungguh, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kemampuan akademik masing-masing siswa,” pungkasnya. (badar)